Fachriars's Site

Depkominfo Kemakom IlkomUPI Bandung Majalengka

Cara merawat baterai Laptop agar tahan lama

Merawat baterai laptop/notebook itu penting,, agar baterai laptop tersebut tidak cepat rusak,

berikut ini adalah beberapa petunjuk yang dapat membantu Anda merawat baterai  laptop:

Baterai baru diisi (charge) sampai penuh sebelum digunakan di notebook. Diperlukan    beberapa siklus isi/kosongkan (charge/discharge) untuk mendapatkan kapasitas optimum. Penggunaan charger yang tidak sesuai dengan yang disarankan dapat merusak baterai atau notebook. Suhu yang tinggi dapat mengurangi usia baterai. Suhu yang sesuai 50 sampai 400.

Pengisian/ Pengosongan baterai yang berlebihan dapat mengurangi usia baterai. Gunakan baterai sampai tanda   ‘low battery alarm’ berbunyi (menandakan baterai perlu diisi ulang). Segera isi sampai penuh. Ketika LED baterai hijau menyala berarti baterai sudah terisi penuh. Jangan mengisi baterai terus menerus sampai lebih dari 12 jam.

Kapasitas baterai akan berkurang secara otomatis saat disimpan/tidak digunakan dalam waktu yang lama. Isilah baterai yang tidak digunakan satu kali setiap bulan untuk mencegah kerusakan permanen.

Saat notebook tidak digunakan (stand by/off), jangan biarkan notebook tersambung ke sumber listrik setelah baterai terisi penuh. Hal ini dapat merusak/memperpendek usia baterai karena baterai akan diisi terus menerus. Notebook boleh disambungkan ke sumber listrik bila sedang digunakan.

 

Pengisian baterai dalam keadaan demikian biasanya perlu memerlukan waktu 2kali lebih lama dibandingkan dengan waktu pengosongan . Umumnya baterai akan mengalami “memory effect” setelah digunakan beberapa siklus charge/discharge. Memory effect adalah kondisi dimana kapasitas baterai dan kemampuan baterai untuk menyimpan daya berkurang. Memory effect dapat diatasi dengan baterai “Battery Recycling”. Lakukan battery recycling paling sedikit satu kali tiap bulan atau saat anda merasa kapasitas dan kemampuan baterai meyimpan daya berkurang.

Prosedur battery recycling :

  • Non aktifkan ‘Power Management di BIOS / Windows dan ‘Baterai Low Suspend’. Kedua fungsi ini dimatikan supaya notebook menggunakan baterai sampai kosong. Bila kedua fungsi ini diaktifkan, notebook akan “shutdown” atau “suspend” sebelum baterai benar-benar kosong.
  • Biarkan notebook dalam keadaan menyala(dan tidak tersambung ke sumber listrik) sampai notebook mati sendiri karena kehabisan daya / baterai.
  • Dinginkan baterai.
  • Isi baterai sampai penuh dengan menyambungkan notebook kesumber listrik. Kondisi baterai penuh itu ditandai dengan menyalanya LED hijau baterai.
  • Lepas sumber listrik dan sambungkan kembali untuk memastikan baterai benar-benar terisi penuh.

Semoga Bermanfaat😀

Tinggalkan Sebuah Komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: